SMP TELKOM PADANG

MPLS Lebih Bermakna: Murid Belajar Pubertas dan Etika Pergaulan Langsung dari Pakar

Padang, 16 Juli 2025 – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Telkom Padang tahun ajaran 2025/2026 terasa lebih mendalam dan bermakna. Tak hanya mengenal lingkungan sekolah dan budaya belajar, para siswa juga mendapat pembekalan penting tentang pubertas, kesehatan reproduksi, dan etika pergaulan remaja langsung dari tim dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand).

Bekerja sama dengan Departemen Histologi FK Unand, kegiatan ini menghadirkan dr. Biomechy Olivia dan tim pengabdian masyarakat, yang terdiri dari dokter muda dan mahasiswa kedokteran, untuk memberikan edukasi kepada seluruh siswa kelas 7 dalam dua sesi materi utama yaitu “Aku Siap Menjadi Remaja Sehat dan Berkualitas” dan “Pentingnya Menjaga Diri Saat Remaja (Khusus untuk Remaja Putri)”

Dalam pemaparannya, dr. Olivia menjelaskan bahwa masa remaja adalah periode transisi penting dalam kehidupan manusia, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah bahwa usia pubertas bisa berbeda-beda, namun umumnya terjadi antara usia 12–15 tahun.

“Masa remaja berarti memasuki masa kematangan organ reproduksi. Inilah masa di mana anak-anak sudah bisa menghasilkan keturunan, dan di sinilah pentingnya kesadaran untuk menjaga diri,” jelas dr. Olivia.

Para siswa diajak mengenali berbagai masalah remaja yang umum terjadi, seperti: gangguan gizi (anemia, obesitas), jerawat dan pubertas dini, ketertarikan berlebihan pada figur publik atau lawan jenis, ketergantungan terhadap gadget dan pornografi, pergaulan bebas, pelecehan seksual, serta risiko HIV/AIDS dan NAPZA.

Melalui pendekatan interaktif, dr. Olivia juga menjelaskan berbagai bentuk perilaku berisiko. Contohnya menonton video porno atau menggambar hal tak pantas, berpelukan atau menyentuh teman lawan jenis, berbicara kotor atau menggoda secara verbal, menyukai sesama jenis, dan menyentuh organ seksual sendiri.

“Hal-hal itu mungkin terlihat ringan atau biasa di media sosial, tapi bisa menjerumuskan remaja pada pelanggaran moral dan hukum. Maka, kita harus menjaga aurat, memilih tontonan sesuai usia, serta menjaga privasi diri dan orang lain,” lanjutnya.

Untuk siswa putri, materi difokuskan pada pubertas dan organ reproduksi wanita. dr. Olivia menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan tubuh, memahami fungsi organ reproduksi, dan mewaspadai bahaya pergaulan bebas. Ia juga menekankan bahwa pergaulan sehat dan kepatuhan beribadah adalah benteng yang kuat bagi remaja dalam menghadapi zaman yang penuh godaan.

“Jangan sampai karena rasa penasaran dan kurang informasi, adik-adik perempuan kita menjadi korban pelecehan, kehamilan di luar nikah, atau pernikahan dini. Maka, edukasi dan kesadaran itu penting,” tegasnya.

Siswa terlihat antusias dan terlibat aktif dalam diskusi dan kuis yang disediakan oleh tim dokter.

Salah satu siswa kelas 7, mengaku bahwa ini pengalaman pertamanya mendapat penjelasan mendalam tentang perubahan tubuh dan risiko pergaulan.

“Saya jadi tahu kenapa kita harus jaga diri, dan bahwa nggak semua yang kita lihat di internet itu boleh ditiru,” tuturnya.

Acara ditutup dengan refleksi bersama, sesi foto, dan pembagian materi edukatif. Melalui kegiatan ini, SMP Telkom Padang menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya mendidik siswa secara akademik, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi remaja yang sehat, kuat, dan bijaksana dalam menghadapi tantangan zaman.

 

Penulis : Zura Wenda

Editor : Iqbal Yuna Sabillah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

footer
error: Content is protected !!